Senin, 02 Juli 2012

my ex darling part 4

“Bummie waeyo???”       
        “aku sedang kesal changmin” ucap kibum sambil mendudukkan dirinya di bangku depan kelas
       Sedang Changmin hanya memandang wookie meminta penjelasan tapi wookie hanya mengangkat bahunya tanda tak mengerti dan malah masuk ke dalam kelas begitu saja
“apa ada yang bisa minnie lakukan buat bummie????”       
        “Ani . . .” kibum makin lesu menjawab pertanyaan changmin dan menyandarkan kepalanya di bahu changmin sedang changmin hanya mengelusnya bermaksud membuat kibum lebih rileks

    Tak jauh dari tempat Kibum dan changmin yang sibuk dengan fikiran masing-masing terlihatlah raut wajah seorang namja yang tak terima dengan apa yang di lihatnya dan tanpa memikirkan apapun dengan kondisi yang masih emosi dia langsung . . . .
.
.
.
MY EX.DARLING
CAST : SIWON + KIBUM
DAN BANYAK LAGI
“APAKAH PEMBALASAN DENDAM MEMANG HARUS DILAKUKAN?”
SEMUA NAMA PEMAIN MEMANG KESENGAJAAN YANG SAYA BUAT, NAMUN UNTUK KARAKTER SEMUA MURNI BUATAN SAYA,,,HEHEHE
SAYA HANYA PINJAM NAMA SAJA . . . .



Chapter -4-

Tak jauh dari tempat Kibum dan changmin yang sibuk dengan fikiran masing-masing terlihatlah raut wajah seorang namja yang tak terima dengan apa yang di lihatnya dan tanpa memikirkan apapun dengan kondisi yang masih emosi dia langsung . . . .

“stella . . .”       
“Ne siwon,a___waeyo???” tanya stella yang menghentikan langkahnya
Sedangkan Yesung dan Donghae hanya menatap Siwon penuh tanda tanya karena tiba tiba memanggil Stella
“saranghae”       
“MWO . . .” teriak Yesung dan Donghae yang tak percaya sedangkan Stella hanya diam mematung
“bagaimana Stella?”       
“Ne siwon Changi . . . nado saranghae” dan Stella langsung memeluk siwon seketika itu
Membuat suasana di kampus tambah riyuh karena ada pasangan baru antara siwon dan stella, tapi yang bikin riyuh bukan karena pasangan barunya tapi karena siwon menyatakan cinta pada wanita yang mana selama ini Siwon terkenal sangat sulit untuk di taklukan.
Sedangkan sahabatnya –Yesung dan Donghae- hanya mematung tak percaya
“Ada apa sech???” tanya kibum yang mendengar suara berisik
Changmin hanya diam serta mencoba berdiri dan mengajak Kibum untuk melihat keramaian yang tidak tahu apa penyebabnya
“Choi Siwon????” ucap Kibum saat melihat Siwon berpelukan dengan Stella di depan umum
Siwon hanya melihat Kibum dengan smilevirk dan makin mempererat pelukannya dengan setela
        “Kita pergi changmin”
Changmin hanya diam dan mengikuti Kibum yang melangkah terlebih dahulu
“Ternyata meraka berpacaran” Gumam changmin yang tak di tanggapi kibum
-kenapa kau tampak terkejut Kibum, sebenarnya apa yang ada di fikiranmu????-
*pikiran siwon mulai berbicara dengan dirinya*
-siwon pabbo,kenapa masih saja berbuat seenaknya tanpa memikirkan perasaanku sedikitpun.  Akan aku buktikan bahwa aku lebih baik dari wanita itu.  Aish,, apa yang aku pikirkan harusnya aku membencinya saja tak usah memikirkan laki laki brengsek itu- *Kibum yang berperang dengan pikirannya sendiri*
.
.
.
Kibum Prov
    Setelah melihat adegan yang di tujukan siwon dan stella di kampus membuatku tak bisa berfikir tenang, entah kenapa aku tak bisa berhenti untuk memikirkannya.  Rasanya dada ini benar – benar sesak dan tak bisa bernafas saat melihatnya berpelukan dengan Stella.  Padahal itu hanya pelukan ringan tapi rasanya dada ini bagai di tusuk seribu jarum yang tak henti hentinya menghujam.  Entah kenapa rasa seperti ini datang begitu saja, apa mungkin aku masih menyimpan rasa suka pada seorang choi siwon???? Sepertinya aku mulai gila kalau terus memikirkannya.
    “wookie . . . wookie . . . wookie”
    “aish, kemana sih tu anak???”
    Sudah capek manggil manggil wookie ternyata dia tidak ada, rasanya bener -bener pengen marah saja, saat kondisi labil seperti ini wookie malah asyik berkencan dengan namjacingunya yang tingginya tidak ketulungan dan manjanya setinggi gunung fuji itu.  Trus kalau ada masalah sama wookie mesti selalu bergelayut manja dan membujukku untuk membuat wookie memaafkannya.  Aish, kenapa juga malah ngebahas si tiang listrik changmin itu.  Aku biarkan saja lah si wookie dan si changmin menghabiskan malam ini berdua dan aku putuskan untuk pergi ke kedai es cream tak jauh dari apartemenku.
    Masih sama seperti beberapa tahun lalu, apartemenku tak pernah pindah dan masih menjadi tetangga si choi siwon sialan itu.  Tapi entah kenapa setelah kejadian itu aku malah jarang melihatnya, bertemu secara kebetulan pun tidak pernah.  Mungkin ini sudah menjadi rencana Tuhan untuk tidak mempertemukanku dengannya.  Dan sekarang aku sudah berada di kedai es cream yang biasa aku kunjungi dengan siwon waktu kami masih bersama dulu.  Dan ini pertama kalinya aku berkunjung lagi setelah beberapa tahun silam.  Seperti biasa aku memesan es cream vanilla ke sukaanku

“Kim Kibum” sapa pemilik cafe yang terkejut melihatku
“ne ajeumma, ini saya” jawabku dengan tersenyum lebar seperti pikiranku sedang senang saja
“Lama tak kesini??? Mana kekasihmu yang tampan itu???
“mianne ajeumma, aku dan dia lagi sibuk sekali sampai tak punya waktu ke sini” jawab ku dengan 100% kebohongan
“gwechana . . . pasti mau pesen seperti biasa????”
“ne” jawabku sambil duduk di tempat faforitku
      
       Sambil menunggu pemilik kedai membuatkan es cream vanilla kesukaanku, aku hanya bisa meletakkan wajahku di atas meja masih dengan memikirkan pemandangan tadi siang di kampus dan memikirkan usulan jae eonnie dan sungmin eonnie untuk meminta siwon menjadi donatur utama kegiatan yang akan kami selenggarakan dan besok aku harus memberi jawaban antara setuju atau menolak.  Karena terlalu berfikir serius sampai aku tak menyadari bahwa es cream yang ku pesan sudah datang.

“aaaaaaaarrrrrrrrgggg” tiba- tiba aku menjerit dan mengacak ngacak rambutku
“eonnie waeyo????” ku rasakan tangan memegang pundakku
“ee . . . henry, yeppa . . . gwechana” jawabku dengan tersenyum seadanya dan berdiri untuk memberi hormat
      
       Belum sempat aku duduk di kursi semula, tiba tiba datang Donghae, Stella dan Siwon.  Aku melihat Stella dari atas sampai bawah, kuperhatikan pakaiannya dan cara dandannya.  Tanpa sadar aku menyeringai

“Henry, Yeppa . . . aku pamit pulang dulu”
“Waeyo eounnie??? Es cream eounnie aja masih u . . . ” Henry tak meneruskan bicaranya karena melihat es cream yang ku pesan sudah mencair
      
       Aku sendiri tak sadar kalau es cream yang aku pesan sudah mencair dan entah sejak kapan minuman itu ada di hadapanku tanpa aku menyadarinya.

“anyyeong . . . ” aku langsung berpamitan dan aku lihat wanita itu bergelayut manja di tangan wonnieku.  ach,,bukan bukan lebih tepatnya si play boy cap kuda itu, dan kulihat si kuda itu memasang smilevriknya

      Setelah keluar dari tempat itu tanpa ragu aku langsung merogoh saku celanaku

“yeobso . . .”
“jae eounnie . . . aku akan melakukan apa yang eounnie perintahkan tadi pagi”
“Jinja????”
“Ne . . .” Jawabku mantap
“Oke, waktunya 3 minggu”
“Ne . . . dan sebelum 3 minggu aku pasti akan mendapatkannya” dengan memasang senyum evilku
   
Pagi hari yang cerah aku mulai dengan merias wajahku semanis mungkin, aku biarkan rambutku terurai dan sedikit aku bentuk gelombang lalu tak lupa aku memberi sedikit poni untuk menutupi dahiku serta tak lupa aku selipkan penjepit rambut berwarna pink menambah kesan manis dan imut di wajahku.  Aku memakai baju berwarna biru agak gelap dengan panjang di atas lutut atau bisa di bilang sepaha atau lebih tepatnya lima jari di bawah pantatku dan lengan panjang menutupi tangan putihku.  Benar - benar sangat minim dan tak lupa bentuknya yang sangat membentuk lekuk tubuhku dengan sempurna memantulkan kecantikan yang ku punya.  Aku tersenyum evil di depan kaca dengan menggunakan sepatu highhells  berwarna selaras dengan bajuku.  Ku buang tas rangselku dan aku ganti dengan tas samping berwarna pink.

“pagi wookie . . . ”
“pa . . .” jawabnya tak terselesaikan karena melihat penampilanku pagi ini
“cantik?????”
“sangat cantik bummie . . . aku sampai g bisa berkata - kata”
“hari ini aku akan melakukan tugas dari kalian” sambil memakan sarapan yang di sediakan wookie pagi ini
“apa kamu yakin????”
“sangat yakin, akan aku buat si play boy cap kuda itu putus dengan cewek centil itu dan dia akan berlutut di hadapanku sebelum batas waktu yang kalian tentukan”
“jadi kau berdandan seperti ini hanya untuk wonnie???” tanya wookie selidik
“aaani . . . ” jawabku dengan segera dan wookie hanya tersenyum sambil memakan sarapannya

Kibum Prov End
.
.
Ryewook Prov
    Sebenarnya aku sangat risih dengan keadaan ini, semua mata tertuju pada kami, ach . . . lebih tepatnya pada kibum yang merubah penampilannya dengan sagat drastis.  Tak henti hentinnya para namja memanggil namanya dan berdecum kagum.  Tapi yang di lihat hanya berjalan dengan santainya sambil memainkan rambut panjangnya yang sedikit di gelombangkan itu.  Kejadian ini benar - benar membuatku dejavu dengan masa - masa SMA kami dulu, di mana kami selalu menjadi pusat perhatian, tapi semua itu berakhir saat kibum merubah semua sikapnya menjadi sedingin salju.  Tapi hari ini dia benar - benar kembali menjadi kibum yang selalu menjadi pusat perhatian.  Aku merasakan hari ini sangat indah seperti melihat kibum terlahir kembali.
Ryewook Prov End
.
.
.
.
.

Siwon Prov
    Karena belum ada jam mata kuliah seperti biasa aku, Yesung hyung dan Donghae Hyung menghabiskan waktu di depan kelas kami hanya dengan mengobrol hal - hal yang kadang enggak penting sama sekali untuk di bicarakan.

“YESUNG HYUNG . . . LIHAT SIAPA ITU” teriak Donghae histeris
“siapa sech Hae????”
“MWO . . . ” teriakku tak percanya dengan apa yang aku lihat
“Itu Kibum kan????” tanya donghae yang masih tak percaya
“Dia benar benar cantik hae” Gumam yesung hyung
       Apa apaan ini, semua mata memandang Kibum dengan tak berkedip dan menjelajahi tubuhnya dengan sangat detail.  Tanpa pikir panjang aku langsung berlari melepaskan kemeja hitamku dan berdiri tepat di hadapannya sambil melingkarkan kemejaku di pinggangnya yang ramping.  Demi apapun yang ada di muka bumi ini, jantungku benar - benar tak bisa berdetak dengan normal.  Tapi entah ini khayalanku atau memang kenyataan, kibum menahan tanganku dipinggangnya dan dia memajukan tubuhnya sangat dekat sampai aku bisa merasakan deru nafasnya.  Rasanya aku ingin hari ini berhenti sampai disini saja
“waeyo?apa kau tak rela melihat tubuhku di lihat banyak orang???” dengan senyum evilnya dia bertanya padaku.
Jujur aku ingin bilang iya, aku benar - benar tidak suka dengan pakaiannya pagi ini
“anie” aku mencoba setenang mungkin “aku hanya tidak suka saja melihat kampus ini terlihat seperti sarang perempuan jalang” –ampuni hambamu yang ganteng ini Tuhan karena telah berkata kasar- *bathin siwon mulai berargumen sendiri*
“benarkah????” kibum bertanya dengan nada menggoda dan semakin mendekatkan wajahnya dengan berjinjit dan tangan kananya memegang tengkuk kepalaku
       Ya Tuhan apa yang akan Kibum lakukan padaku *pikiranku mulai tak tenang* tanpa aku sadari ternyata kibum sudah menempelkan bibir mungilnya  dibibirku ~cup~ dan aku hanya membelalakkan mataku tak percaya.  Dia terlalu mendominasi permainan ini karena kesadaranku sudah terhipnotis olehnya.  Rasanya aku benar - benar tak ingin semua ini berakhir dan aku merindukan ciuman lembutnya itu.
“YA . . . APA YANG KALIAN LAKUKAN???” tiba tiba ada yang menarik lenganku dan rasanya aku ingin membunuh pemilik suara itu saja karena telah mengganggu adegan yang sangat aku rindukan ini
“changi . . . apa yang kalian lakukan????” tanya stella dengan nada tak percaya

Siwon Prov End
-MY EX DARLING –

    Rasanya Kibum ingin mengutuk orang yang telah menghentikan aktivitas morning kiss nya dengan siwon.  Apa orang itu tak tahu kalau kibum benar - benar merindukan saat - saat seperti ini.  Tapi setelah dia tahu bahwa yang menghentikannya adalah     stella, Kibum langsung tersenyum licik tanda bahwa rencananya telah berhasil.  Tapi siwon malah bingung dengan raut wajah Kibum yang terlihat sangat mengerikan dan penuh tanda tanya, walau disisi lain siwon juga menikmati apa yang dilakukan Kibum tadi.

“Namjachingumu benar - benar pandai mendominasi” Kibum membisikkan kalimat itu tepat di hadapan Stella dan jangan Lupakan senyum evilnya.
“Aku rasa namjachingumu menyukaiku . . . jadi, berhati - hatilah” dengan senyum evilnya dan menepuk pundak Stella seolah mengejeknya dan berlalu pergi dengan memandang Siwon sebentar
“Huffzzzz . . .” Kibum menghela nafas setelah melangkah pergi dari siwon
“apa aku tidak salah dengar bummie???” tanya wookie yang langsung mengikuti langkah Kibum
“Ini untuk misi kita” Jawab Kibum datar

-Di waktu yang sama lain tempat (salin membelakangi)-

“ada hubungan apa antara kamu dan Kibum” tanya Stella dan di ikuti anggukan dari Yesung dan Donghae
“tidak ada” jawab siwon dengan tenangnya menyembunyikan kegugupanya
“benarkah???”
“Ne changi” jawab siwon sambil memegang tangan stella dan mengajaknya pergi
“Aku curiga Hae . . . ”Bisik Yesung di samping Donghae
“Aku juga Hyung . . . ” jawab donghae dengan memegang dagunya tampak berfikir
“Sepertinya ada rahasia di antara mereka”
“Aku juga merasa begitu Hyung . . . ”
“APA YANG KALIAN LAKUKAN DI SITU????” teriak siwon dan langsung membuat Yesung dan Dongahe menghentikan kasak - kusuk mereka dan berlari menuju ke arah siwon dan stella

 .
.
.
-MY EX DARLING-

    Beberapa hari setelah kejadian itu Kibum merasa hubungan Siwon dan Stella semakin harmonis saja.  Kibum benar -   benar harus memikirkan cara baru untuk membuat mereka benar - benar selesai.  Tapi kibum masih bingung harus memakai cara apa.  Sudah dari semalam dia memikirkannya sampai tak terasa jam di dinding itu menunjukkan jam 03 dini hari.  Ternyata dia memikirkan cara untuk membuat Siwon sakit hati sudah memakan waktu hampir 10 jam tapi belum ada ide bagus yang bisa dia lakukan.  Setelah dia merasa lelah dan menemukan jalan buntu ternyata Tuhan sang maha adil mengirimkan malaikat penolong untuk memberinya ide tentang balas dendamnya.  Senyum evil tersungging dibibirnya tanda dia benar - benar setuju dengan ide yang baru di kirim Tuhan untuknya.
    Matahari sudah bersinar menunjukkan bahwa dia harus menjalankan misinya untuk meluluhkan hati seorang Choi Siwon.  Kibum mulai dengan memakai kaos sport untuk memulai pagi ini dengan jogging di taman sekitar apartemennya.  Kibum akan berhenti di mini market terdekat untuk membeli bahan yang akan dia gunakan untuk memberi kejutan pada Siwon.  Jika Siwon masih memiliki kebiasaan yang sama dengan beberapa tahun lalu, maka di minggu pagi ini pasti dia akan menghabiskannya dengan hanya tidur di atas ranjang tanpa melakukan kegiatan apapun.  Dan Kibum berharap semua itu benar - benar masih menjadi kebiasaan namjachingu Kibum ini atau lebih tepatnya mantan namjachingunya atau apalah itu, sulit sekali menggambarka hubungan mereka ini.

-MY EX DARLING-

@depan apartemen Siwon

“Huffffzzzz . . . ” Kibum menghela nafas panjang waktu akan memencet kode pintu apartemen siwon “masih sama apa tidak ya????” pertanyaan yang di tujukan pada dirinya sendiri “semoga saja . . . ” gumamnya,,, sambil memencet kode pintu apartemen dan . . .
-ceklek-
“yes,,,pintunya terbuka . . .” teriak kecil Kibum sambil melompat - lompat kecil mengekspresikan kegembiraannya “ternyata dia masih menggunakan tanggal lahirku sebagai kodenya” ucap kibum dengan senyum kecil di bibir merah cerrynya dan mulai melangkahkan kaki masuk ke dalam apartemen dengan menenteng beberapa kantong belanjaan.
Kibum mulai masuk dapur dan mulai memasak masakan yang dia bisa.  Dia memang tak pandai memasak tapi masakannya juga tak terlalu buruk.  Pagi ini dia membuat nasi goreng sosis, telur dadar dan segelas coffe espresso untuk sarapan wonnie pagi ini.  Walaupun kalau di fikir-fikir ketiga masakan itu tidak ada yang kontras, tapi hanya itu yang bisa dia buat.

-MY EX DARLING-

“aarrrgggggg . . . ” erang siwon karena tidurnya merasa terganggu dengan bau yang sangat menyengat sampai ke kamarnya.  Dia mulai mengendus - ngenduskan hidungnya mengikuti arah bau menggugah perutnya berasal.
“siapa yang masak ya???? Tak mungkin stella kan????  Dia tak tahu kode apartemenku” siwon terus saja berjalan menuju sumber aroma walau banyak pikiran berkecamuk di dalam kepalanya.  Dan langkahnya terhenti saat melihat sosok tubuh yang tak asing untuknya sedang berada di dapur.  Siwon sempat ragu untuk melangkahkan kakinya,  namun karena rasa rindu yang sudah menumpuk setinggi gunung himalaya itu, akhirnya ia putuskan untuk menuju pada sosok mungil sexy di dapur yang jarang dia sentuh itu.
“Bummie . . . ” tiba tiba Siwon langsung memeluk pinggang ramping Kibum dan meletakkan dagunya di pundak Kibum sambil mengamati apa yang sedang di lakukan Kibum
“ne . . .” Kibum membalikkan wajahnya menghadap siwon tanpa ada ekspresi gugup, kaget atau apalah yang menggambarkan bahwa dia sekarang berada di apartemen orang lain tanpa ijin. “morning . . .” ucap Kibum sambil meletakkan tangan kanannya di pipi kiri Siwon ~cup~ dan mencium bibir siwon dengan singkat.  Siwon hanya bisa membelalakkan matanya mendapat perlakuan kibum yang di luar pikirannya.  Kejadian pagi ini benar - benar mengingatkannya pada masa dia masih menjadi namjachingu seorang Kim Kibum yang selalu menyiapkan sarapan pagi setiap hari libur seperti ini.  Karena siwon sudah sadar dari keterkejutannya atas apa yang di terimanya,  siwon juga tak mau menyia - nyiakan moment pagi ini begitu saja.  Dengan senyum yang mengembang di pipinya, siwon mulai mengecup pipi kiri kibum berkali - kali hingga membuat aktifitas Kibum membuat coffe sedikit terganggu
“ya wonnie, jauhkan wajahmu, kau mengganggu sekali” marah Kibum yang tak di gubris oleh siwon,  sedang sang pelaku malah dengan liarnya menciumi pipi dan beralih ke tengkuk leher Kibum membuat sang empunya leher akhirnya menghentikan kegiatannya dan membalikkan badan tepat di hadapan sang pengganggu.
“waeyo????  Kamu yang memulai, aku hanya meneruskan saja” ucap siwon saat kibum berada di depannya.  Dengan posisi siwon yang mengkunci tubuhnya dengan kedua lengan kekarnya berada di tatanan dapur.
Sungguh demi apapun yang ada di dunia ini,  Kibum merasa jantungnya berdetak 100 kali lebih cepat.  Tapi dia mencoba untuk tenang dan meletakkan tangannya di kedua pipi Siwon.  Kibum memajukan badannya ~cup~ dan mencium siwon sekilas tepat di bibir menggodaya “tapi wonnie bau” ucap kibum sambil mempoutkan bibirnya
“ne ne arasso . . . ” ucap siwon dengan nada agak marah dan mengacak - ngacak rambut Kibum lalu beranjak pergi ke kamar mandi.  Sedang Kibum hanya bisa tersenyum melihat kelakuan ke kanak - kanakan siwon yang belum berubah *senyum itu akan segera berakhir choi siwon berengsek, dulu kau menyakiti hatiku, menuduhku dengan seenak hatimu, menghinaku, serta menjauhiku tanpa alasan, dan sekarang kau akan merasakan betapa sakit hatinya aku saat itu dan aku akan membuatmu memohon kepadaku untuk tak pernah meninggalkanmu* Kibum mulai beragumen dengan bathinya dan mengeluarkan senyuman yang sangat menakutkan.
“Bummie waeyo???” tanya siwon setelah dari kamar mandi yang mendapati Kibum tersenyum aneh
    “Gwechana . . . ” jawab Kibum manis dengan senyum yang sangat dipaksakan
“hhmmmm . . . enak . . . ” ucap siwon yang menikmati sarapan pagi ini
    “benarkah?????” tanya kibum dengan mata yang berbinar - binar.  Dan hanya mendapat anggukan dari siwon
“wonnie . . . ”
    “hhmmmm . . . ”
“Nanti malam kita ke karaoke yukz”
    Huk huk huk . . . siwon tiba tiba Siwon tersedak mendengar ucapan Kibum
“wonnie Gwechana????” ucap kibum gugup sambil menepuk - nepuk pundak siwon
    “ne bummie . . . ” dengan meminum air yang berada di sampingnya
“wonnie . . . enggak mau pergi sama Bummie????” tanya Kibum dengan nada yang teramat sedih.  Siwon benar - benar tidak tega melihat raut wajah itu, sebenarnya siwon sangat ingin Cuma tadi siwon hanya kaget mendengar ucapan Kibum.
    “Ne Bummie, nanti malam wonnie jemput” sambil mengelus pipi Kibum dan mengecupnya ringan.
.
.
.
-MY EX DARLING-

    “wookie . . . ” teriak Kibum setelah keluar dari kamarnya
        “Ya Bummie . . . . jangan teriak - teriak” sewot wookie karna merasa acara nonton televisinya terganggung
    “Bagaimana wookie??” tanya Kibum dengan centilnya dan menghalangi jarak pandag Ryeowook dengan acara drama di depannya
        “waooowww . . . cantik banget” kagum ryeowook melihat penampilan kibum malam ini “bener - bener pas, gaun merah dengan lengan mini dan panjang selutut, sepatu santai merah, scraf rajut warna putih dan tas slempang putih minni, rambut sedikit bergelombang dengan kedua penjepit di atas telinga dan poni yang cantik dengan rambut tergurai bebas, bener - bener cantik bummie” penjelasan wookie panjang lembar dengan beranjak dari tempat duduknya yang memutar - mutarkan badan kibum tak percaya
    “Jinja?????” tanya kibum tak percaya dan wookie hanya mengangguk tanda dia tak berbohong
        “tapi . . . bummie mau kemana????” tanya wookie merasa penasaran
Tanpa menjawab pertanyaan wookie,  tangan mungil kibum mengambil handphone touch di tas putihnya dan menekan panggilan no.7
    “Eounnie . . . ” teriak Kibum dengan antusiasnya saat sambungannya terangkat
        “Ya Kim kibum, hoby sekali kau berteriak” marah sungmin di seberang saluran
    “Mianne eounnie, malam ini aku akan mndapatkan tanda tangan manusia berengsek itu”
        “Ya Kim kibum sopan sedi . . . ” belum sempat sungmin melanjutkan kata katanya kibum sudah memutus sambungan dengan seenak jidatnya.
    “mau pergi sama siwon????” tanya wookie sedikit tak percaya
        “emmm” jawab kibum dengan anggukan yang semangat
    “ke . . . ” belum sempat wookie meneruskan kata - katanya . . .
Ting tong ting tong
tanda apartemen mereka kedatangan tamu.  Kibum mengerlingkan matanya di depan wookie dan mencium pipi wookie dengan singkat langsung menuju pintu dan membukannya.  Tanpa memperdulikan keterkejutan siwon yang melihatnya begitu cantik malam ini,  Kibum langsung menarik pergelagan tangan siwon untuk segera berangkat ke tempat tujuan sebelum terlalu malam.
.
.
.
-MY EX DARLING-

    “Tempat ini banyak berubah ya????” tanya Kibum membuka kebisuan mereka selama perjalan menuju tempat karaoke milik keluarga choi ini “wah, kenapa banyak makanan di meja, emang kita mau pesta ya wonnie????” ejek Kibum melihat makanan yang sangat banyak di atas meja
        “Biasanya habis karaoke kamu kan lapar” jawab siwon sambil beranjak duduk dan mulai memilih milih lagu
    “wonnie . . . Bummie mau ke toilet dulu”
        “perlu wonnie antar????”
    “aniyo . . . ”

-MY EX DARLING-

Setelah Kibum beranjak dari ruang karaoke beberapa detik lalu,  tiba - tiba handphonenya berbunyi.  Karena merasa handphone berbunyi lebih dari 2x siwon merasa terganggu dan akhirnya siwon memutuskan untuk mengangkat panggilan itu.  Dan saat akan mengambil handphone kibum, siwon menemukan kertas putih yang terlipat, namun karena penasaran siwon mengabaikan panggilan itu dan beralir pada kertas putih yang membuatnya penasaran.  Di bukanya kertas putih lipat tersebut dan langsung membacanya perlahan - lahan.  Karena tak kunjung percaya siwon sempat membacanya berkali - kali sampai siwon benar - benar yakin akan apa yang di lihatnya.

-tbc-
Mw ngucapin terima kasih buat semuanya yang menyempatkan diri untuk mengunjungi FF ini.
Aku juga mau minta maaf yang sebesar – besarnya jika ada kata-kata/kalimat yang ada d tulisan saya yang tidak sesuai dengan EYD
Dan apabila ada yang menemukan tanda baca yang tak semestinya, itu memang sengaja saya buat untuk memudahkan saya menbaca,,,heheheehe
One more again  . . . thank you so much

Tidak ada komentar:

Posting Komentar